Langsung ke konten utama

Postingan

Pemahaman Value Investing Untuk Jenjang Pemahaman Investor

Bila uang di investasikan di tabungan dimana suku bunganya hanya 1,25%, maka tabungan kita akan tergerus oleh biaya administrasi dan inflasi. Bila uang di investasikan ke deposito maka  dengan suku bunga hanya 3% setahun makan uang masih tekor oleh inflasi yang besarnya sekitar 2,5%. Kita butuh Instrumen Investasi yang bisa lebih dari 20% agar kekayaan kita cepat berlipatnya. Tingkat pengembalian yang tinggi diatas 20 % akan memudahkan kita memperbesar uang, dan menpercepat kita pensiun dini. Salah satu instrumen investasi yang bisa memberikan tingkat pengembalian adalah investasi saham, dimana dari deviden ada yang memberikan deviden lebih dari 80% setahun. Kenapa Investasi saham sangat perlu mnegunakan strategi Value Investing ? karena sudah ada bukti investor yang melipatgandakan hasil investasinya 5.000 X lipat yaitu Lo Keng Hong semenjak tahun 1998 sampai dengan 2020. atau nilai returnnya 47% per tahun. Di luar negeri Warren Buffet sudah menerapkan startegi ini selama 6 Dekade...
Postingan terbaru

5 Alasan Umum Gagal Mendapatkan Profit di Investasi saham

Sebagain besar pemula yang baru belajar beli saham melalukan 5 kesalahan ini sehingga gagal memperoleh profit, tapi investor yang lama kadang juga melakukan kesahlahan ini. Perbedaan investor yang sukses seperti Warren Buffet, Lho keng Hong, Sandiaga Uno, dengan investor kebanyakan yang portofolionya berwarna merah, atau investor yang sudah membaca atau mempelajari fundamental perusahaan, membaca berita, melihat terus pergerakan harga saham tetapi mengabaikan 5 hal ini. Bagi investor sukses 5 hal ini sangat dihindari apa saja akan dibahas diartikel ini. 1. FOMO Adalah singkatan dari "Fear Of Missing Out" atau dalam bahasa Indonesia berarti "takut ketinggalan". Ini adalah rasa cemas atau khawatir yang muncul karena merasa tidak terlibat dalam suatu kegiatan, peristiwa, atau tren yang sedang populer di kalangan teman, komunitas, atau media sosial. Pembelian saham karena fomo berarti tidak didasarkan analisa yang baik, tapi mengikti emosi, saham yang fomo biasanya seda...

Saham Industri Apa yang Paling Bagus Untuk Diinvetasikan # Belajar dari Joeliardi Sunendar

Joeliardi Sunendar adalah seorang investor saham lulusan fakultas ekonomi Universitas Indonesia 1981 dan mempunyai pengalaman investasi saham lebih dari 30 tahun. Membocorkan rahasia investasi saham yang baik dalam podcash dengan Mirae Asset Securitas. Joeliardi Sunendar Pemikiran investasi sahamnya dituangkan dalam buku Cara Simpe Berinvestasi di Pasar Modal dan Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan, dan tulisan-tulisannya di forum stockbit.com. Dasar pemikiran Joeliardi Sunendar selain pendidikannya juga dari pengalaman lamanya di pasar modal dan sangat di pengaruhi oleh Warren Buffet terutama dari buku The Warren Buffet Way. Rahasia investasi saham yang dibagikan di acara podcast dengan Mirae Asset Securitas saya rangkum dibawah ini: Investasi di saham resikonya lebih besar dibandingkan dengan obligasi, untuk itu harus ada safety of margin (ROE) Pilih perusahaan yang produk dan jasanya harus dibutuhkan bukan hanya 3 sampai 5 tahun kedepan tapi dibutuhkan bertahun-tahun ke depan a...

Apa Saja Yang Merupakan Analisis Fudamental Dalam Investasi Saham? 2. Faktor Kualitatif (Bagian Kedua dari 2 artikel)

Integritas, kejujuran, inovasi, brand image , strategi perusahaan, competitor, regulasi pemerintah, dan prosepk bisnis adalah faktor kualitas perusahaan yang, memjadi pertimbangan analisis fundamental dalam investasi saham. Kalau sebelumnya kita menganalisis angka-angka dari laporan keuangaan dari perusahaan, maka di bagian artikel kedua dari analisis fundamental kita kan membahas masalah kualitas perusahaan yang tidak dilihat dari angka. B. FAKTOR KUALITATIF(KUALITAS) Integritas Managemen Salah satu isu terpenting dalam berinvetasi saham/perusahaan adalah bagaimana menilai apakah manajemen perusahaan itu bisa terpercaya atau tidak ? Sebagus apapun perusahaan kalau dikelola oleh orang tidak ahli, tidak bertanggung jawab, dan tidak bisa dipercaya apalagi memiliki kasus hukum maka hasilnya perusahaan akan jatuh dan investor akan di rugikan. Beberapa perusahaan yang mempunyai reputasi baik di BEI dalam management perusahaan antara lain group PT Astra International Tbk dengan mengelola bi...

Memahami Siklus Pasar Saham (Bagian 2 dari 3 Artikel)

Data ekonomi sebuah negara biasanya digunakan oleh semua investor profesional, perbangkan, asuransi, asset management dan pensiun baik dalam negeri maupun luar negeri sebagai indikator untuk menentukan negara mana yang menjadi tujuan investasi dan bentuk investasi apa yang paling menguntungkan. Data ekonomi menjadi indikator pergerakan investasi para investor dalam maupun luar negeri, Diartikel bagian kedua ini akan dibahas beberapa indikator ekonomi dan dampaknya ke  strategi investasi agar dapat menghasilkan keuntungan maksimal. Indikator Ekonomi 1. Suku Bunga Acuan Salah satu ekonomi penting  yang selalu diperhatikan oleh onvestor adalah bunga acuan sebuah negara, Di Indonesia sku bunga acuan yang digunakan adalah 7-day Reverse Repo Rate (BI 7BRR) yang biasanya diumumkan tiap bulan dan ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sumber: Tradingeconomics.com Bank Indonesia Adakalanya suku bunga naik saat Bank Indonesia menerapkan kebijakan stabilitas (pengetatan ekonomi) ada juga suku b...

Apa Saja Yang Merupakan Analisis Fudamental Dalam Investasi Saham? 1. Faktor Kuantitatif (Bagian Pertama dari 2 artikel)

Ada dua pendekatan analisis dalam dunia investasi saham yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Analisis fundamental akan membantu untuk menentukan saham APA yang akan di beli. sedangkan analisis teknikal membantu menentukan KAPAN waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham tersebut Kedua pendekatan ini saling melengkapi satu sama lainnya dimana analisis teknikal disebut juga analisis grafik harga saham dengan cara melihat pergerakan harga saham historis untuk meramal pergerakan harga yang akan datang, sementara analisis fundamental merupakan teknik analisis saham didasarkan pada kinerja dan prospek bisnis dari sebuah perusahaan. Pada analisis fundamental dibagi jadi dua bagian besar yaitu analisis laporan keuangan (kuantitatif) yang merupakan dokumen yang berisi performance perusahaan dan analisis kualitas perusahaan  (kualitatif) yang berisi beberapa faktor yang tidak bisa dihitung dengan angka, tapi sangat berpengaruh untuk pertimbangan saham seperti; integrita...

Memahami Siklus Pasar Saham (Bagian 1 dari 3 Artikel)

Ekonomi bergerak dalam siklus, ada saatnya melemah dan adanya saatnya menguat, hal yang normal dalam mekanisme ekonomi. Siklus ekonomi juga akan berdampak pada kinerja aset-aset investasi, seperti saham, obligasi, emas, property dan sebagainya. Kinerja aset investasi juga akan bergerak dalam sebuah siklus ada saatnya melemah dan ada saatnya menguat, yang juga merupakan hal normal dalam dunia investasi. Yang harus menjadi perhatian investor adalah tidak ada aset yang naik terus dan tidak ada aset yang turun terus semua bergerak dalam siklus. Kecuali ketika aset mengalami penurunan secara terus menerus Hal ini di sebabkan oleh alasan Fudamental ,(mikro perusahaan) seperti; kinerja keuangan perusahaan yang memburuk,  perusahaan terkena kasus hukum,  mengalami pailit Biasanya pada siklus ekonomi (makro ekonomi) respon dari setiap aset akan berbeda, Misalnya ketika ekonomi dalam siklus pelemahan ada aset yang mengalami pelemahan misalnya saham, reksadana dan ada aset yang mengalam...