Langsung ke konten utama

Postingan

Memahami Siklus Pasar Saham (Bagian 2 dari 3 Artikel)

Data ekonomi sebuah negara biasanya digunakan oleh semua investor profesional, perbangkan, asuransi, asset management dan pensiun baik dalam negeri maupun luar negeri sebagai indikator untuk menentukan negara mana yang menjadi tujuan investasi dan bentuk investasi apa yang paling menguntungkan. Data ekonomi menjadi indikator pergerakan investasi para investor dalam maupun luar negeri, Diartikel bagian kedua ini akan dibahas beberapa indikator ekonomi dan dampaknya ke  strategi investasi agar dapat menghasilkan keuntungan maksimal. Indikator Ekonomi 1. Suku Bunga Acuan Salah satu ekonomi penting  yang selalu diperhatikan oleh onvestor adalah bunga acuan sebuah negara, Di Indonesia sku bunga acuan yang digunakan adalah 7-day Reverse Repo Rate (BI 7BRR) yang biasanya diumumkan tiap bulan dan ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sumber: Tradingeconomics.com Bank Indonesia Adakalanya suku bunga naik saat Bank Indonesia menerapkan kebijakan stabilitas (pengetatan ekonomi) ada juga suku b...

Apa Saja Yang Merupakan Analisis Fudamental Dalam Investasi Saham? 1. Faktor Kuantitatif (Bagian Pertama dari 2 artikel)

Ada dua pendekatan analisis dalam dunia investasi saham yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Analisis fundamental akan membantu untuk menentukan saham APA yang akan di beli. sedangkan analisis teknikal membantu menentukan KAPAN waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham tersebut Kedua pendekatan ini saling melengkapi satu sama lainnya dimana analisis teknikal disebut juga analisis grafik harga saham dengan cara melihat pergerakan harga saham historis untuk meramal pergerakan harga yang akan datang, sementara analisis fundamental merupakan teknik analisis saham didasarkan pada kinerja dan prospek bisnis dari sebuah perusahaan. Pada analisis fundamental dibagi jadi dua bagian besar yaitu analisis laporan keuangan (kuantitatif) yang merupakan dokumen yang berisi performance perusahaan dan analisis kualitas perusahaan  (kualitatif) yang berisi beberapa faktor yang tidak bisa dihitung dengan angka, tapi sangat berpengaruh untuk pertimbangan saham seperti; integrita...

Memahami Siklus Pasar Saham (Bagian 1 dari 3 Artikel)

Ekonomi bergerak dalam siklus, ada saatnya melemah dan adanya saatnya menguat, hal yang normal dalam mekanisme ekonomi. Siklus ekonomi juga akan berdampak pada kinerja aset-aset investasi, seperti saham, obligasi, emas, property dan sebagainya. Kinerja aset investasi juga akan bergerak dalam sebuah siklus ada saatnya melemah dan ada saatnya menguat, yang juga merupakan hal normal dalam dunia investasi. Yang harus menjadi perhatian investor adalah tidak ada aset yang naik terus dan tidak ada aset yang turun terus semua bergerak dalam siklus. Kecuali ketika aset mengalami penurunan secara terus menerus Hal ini di sebabkan oleh alasan Fudamental ,(mikro perusahaan) seperti; kinerja keuangan perusahaan yang memburuk,  perusahaan terkena kasus hukum,  mengalami pailit Biasanya pada siklus ekonomi (makro ekonomi) respon dari setiap aset akan berbeda, Misalnya ketika ekonomi dalam siklus pelemahan ada aset yang mengalami pelemahan misalnya saham, reksadana dan ada aset yang mengalam...

6 Jenis Saham Perusahaan Menurut Peter Lynch | Mana Yang Paling Menguntungkan Untuk Investasi

Ada 700 lebih saham perusahaan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (IDX), mana yang paling menguntungkan untuk investasi ? Peter Lynch salah satu investor sukses membagi menjadi 6 kategori saham perusahaan dengan return dan resiko yang berbeda. Alasan yang membagi jenis saham menurut Peter Lynch ini dikarenakan; Waktu untuk membeli atau menjual setiap jenis perusahaan berbeda dan tidak sama. Keuntungan dan resiko untuk setiap jenis saham perusahaan dan cara menganalisinya juga berbeda (tidak sama) Peter Lynch membagi 6 jenis perusahaan The Slow Glowers The Stalwarts The Fast Growers The Cyclicals Turnarounds The Assets Plays 1. The Slow Growers The slow growers adalah perusahaan yang pertumbuhan laba sudah cukup kecil atau steady dan biasanya merupakan perusahaan besar yang cukup tua. Dulunya adalah fast growers tetapi sudah sulit berexpasi karena pangsa pasarnya yang terbatas, meskipun tetap menghasilkan keuntungan dan memberikan deviden yang banyak. Ciri-ciri Saham Perusahaa...

Sektoral Saham Di Bursa Efek Indonesia (IDX)

Berbagai jenis bisnis semua dilakukan untuk memperoleh laba, ada 11 sektor usaha yang dikelompokan oleh Bursa Efek Indonesia. Setiap sektor punya karakter usaha yang berbeda dalam menghasilkan laba. Bagi Investor saham mengenal perusahaan akan memudahkan dalam investasi saham, dalam hal ini mengetahui potensi keuntungan, membuat perencanaan strategi masuk (beli saham) dan strategi mengambil keuntungan dari saham. 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia 1. Sektor Energi,  Sektor energi ini mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa terkait dengan ekstraksi energi meliputi energi tidak terbarukan seperti pertambangan minyak bumi, gas alam, batu bara serta perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa untuk mendukung industri tersebut.  Ada 74 saham energi di BEI 2. Sektor Basic Material, Sektor ini merupakan perusahaan yang menjual produk dan jasanya digunakan oleh industri lain sebagai bahan baku untuk memproduksi barang akhir yang sudah jadi seperti barang kimia, material ...