Langsung ke konten utama

Postingan

6 Kategorisasi Saham Menurut Peter Lynch, Fast Growers adalah Kategori Yang Disukainya

Peter lynch banyak mengunakan kategori Fast Growers untuk menjadi portofolio sahamnya karena memberikan tingkat pengembalian (return/cuan) diatas rata-rata pasar Amerika selama hampir 13 tahun suatu prestasi yang tidak dikalahkan bahkan oleh Warren Buffet Peter Lynch lahir 19 Januari 1944 seorang investor, manajer reksa dana, penulis, dan filantropis lahir di Amerika.  Sebagai manajer Magellan Fund di Fidelity Investments antara tahun 1977 dan 1990, Lynch memperoleh rata-rata imbal hasil tahunan sebesar 29,2%, dan secara konsisten mengungguli indeks pasar saham S&P 500 dan menjadikannya reksa dana dengan kinerja terbaik di dunia.Selama 13 tahun masa jabatannya, aset yang dikelolanya meningkat dari US$18 juta menjadi $14 miliar. Apa strategi yang dilakukan Peter Lynch berfokus adalah fokus pada growth stock atau perusahaan yang bertumbuh (Pertumbuhan laba/Earning) dalam hal ini EPS (earning per share) beriringan dengan performa dana kelolaannya. Kemahiran Peter Lynch dalam memil...
Postingan terbaru

4 Perusahaan Manajemen Investasi Asing yang Aktif Berinvestasi di Indonesia

Banyak Perusahaan Investasi yang keluar masuk dananya untuk di berinvestasi di pasar keuangan dan pasar modal Indonesia, dalam artikel ini saya sajikan 4 perusahaan besar yang berinvetasi sangat besar yang mengerakan IHSG. Dengan mengetahui perusahaan ini kita bisa gunakan strategi investasi saham yang banyak dipakai oleh para investor retail yaitu follow the big Fish. Strategi "follow the big fish" adalah mengikuti jejak investor besar seperti institusi dan  fund manager  dalam investasi saham, karena mereka memiliki modal besar yang dapat menggerakkan pasar. Investor ritel dapat menggunakannya sebagai referensi untuk melihat saham mana yang diminati oleh  big fund  dan mencoba mengantisipasi pergerakan pasar dengan menganalisis akumulasi dan distribusi saham oleh mereka.   Perusahaan investasi besar dari luar negeri yang bisa diikuti antara lain: 1. Vanguard Group Inc Vanguard Group adalah perusahaan manajemen investasi Amerika yang didirikan pada tahun 1975 ...

Pemahaman Value Investing Untuk Jenjang Pemahaman Investor

Bila uang di investasikan di tabungan dimana suku bunganya hanya 1,25%, maka tabungan kita akan tergerus oleh biaya administrasi dan inflasi. Bila uang di investasikan ke deposito maka  dengan suku bunga hanya 3% setahun makan uang masih tekor oleh inflasi yang besarnya sekitar 2,5%. Kita butuh Instrumen Investasi yang bisa lebih dari 20% agar kekayaan kita cepat berlipatnya. Tingkat pengembalian yang tinggi diatas 20 % akan memudahkan kita memperbesar uang, dan menpercepat kita pensiun dini. Salah satu instrumen investasi yang bisa memberikan tingkat pengembalian adalah investasi saham, dimana dari deviden ada yang memberikan deviden lebih dari 80% setahun. Kenapa Investasi saham sangat perlu mnegunakan strategi Value Investing ? karena sudah ada bukti investor yang melipatgandakan hasil investasinya 5.000 X lipat yaitu Lo Keng Hong semenjak tahun 1998 sampai dengan 2020. atau nilai returnnya 47% per tahun. Di luar negeri Warren Buffet sudah menerapkan startegi ini selama 6 Dekade...

5 Alasan Umum Gagal Mendapatkan Profit di Investasi saham

Sebagain besar pemula yang baru belajar beli saham melalukan 5 kesalahan ini sehingga gagal memperoleh profit, tapi investor yang lama kadang juga melakukan kesahlahan ini. Perbedaan investor yang sukses seperti Warren Buffet, Lho keng Hong, Sandiaga Uno, dengan investor kebanyakan yang portofolionya berwarna merah, atau investor yang sudah membaca atau mempelajari fundamental perusahaan, membaca berita, melihat terus pergerakan harga saham tetapi mengabaikan 5 hal ini. Bagi investor sukses 5 hal ini sangat dihindari apa saja akan dibahas diartikel ini. 1. FOMO Adalah singkatan dari "Fear Of Missing Out" atau dalam bahasa Indonesia berarti "takut ketinggalan". Ini adalah rasa cemas atau khawatir yang muncul karena merasa tidak terlibat dalam suatu kegiatan, peristiwa, atau tren yang sedang populer di kalangan teman, komunitas, atau media sosial. Pembelian saham karena fomo berarti tidak didasarkan analisa yang baik, tapi mengikti emosi, saham yang fomo biasanya seda...

Saham Industri Apa yang Paling Bagus Untuk Diinvetasikan # Belajar dari Joeliardi Sunendar

Joeliardi Sunendar adalah seorang investor saham lulusan fakultas ekonomi Universitas Indonesia 1981 dan mempunyai pengalaman investasi saham lebih dari 30 tahun. Membocorkan rahasia investasi saham yang baik dalam podcash dengan Mirae Asset Securitas. Joeliardi Sunendar Pemikiran investasi sahamnya dituangkan dalam buku Cara Simpe Berinvestasi di Pasar Modal dan Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan, dan tulisan-tulisannya di forum stockbit.com. Dasar pemikiran Joeliardi Sunendar selain pendidikannya juga dari pengalaman lamanya di pasar modal dan sangat di pengaruhi oleh Warren Buffet terutama dari buku The Warren Buffet Way. Rahasia investasi saham yang dibagikan di acara podcast dengan Mirae Asset Securitas saya rangkum dibawah ini: Investasi di saham resikonya lebih besar dibandingkan dengan obligasi, untuk itu harus ada safety of margin (ROE) Pilih perusahaan yang produk dan jasanya harus dibutuhkan bukan hanya 3 sampai 5 tahun kedepan tapi dibutuhkan bertahun-tahun ke depan a...

Apa Saja Yang Merupakan Analisis Fudamental Dalam Investasi Saham? 2. Faktor Kualitatif (Bagian Kedua dari 2 artikel)

Integritas, kejujuran, inovasi, brand image , strategi perusahaan, competitor, regulasi pemerintah, dan prosepk bisnis adalah faktor kualitas perusahaan yang, memjadi pertimbangan analisis fundamental dalam investasi saham. Kalau sebelumnya kita menganalisis angka-angka dari laporan keuangaan dari perusahaan, maka di bagian artikel kedua dari analisis fundamental kita kan membahas masalah kualitas perusahaan yang tidak dilihat dari angka. B. FAKTOR KUALITATIF(KUALITAS) Integritas Managemen Salah satu isu terpenting dalam berinvetasi saham/perusahaan adalah bagaimana menilai apakah manajemen perusahaan itu bisa terpercaya atau tidak ? Sebagus apapun perusahaan kalau dikelola oleh orang tidak ahli, tidak bertanggung jawab, dan tidak bisa dipercaya apalagi memiliki kasus hukum maka hasilnya perusahaan akan jatuh dan investor akan di rugikan. Beberapa perusahaan yang mempunyai reputasi baik di BEI dalam management perusahaan antara lain group PT Astra International Tbk dengan mengelola bi...